cerita inspirasi

TEMAN

Tahun 2007 bulan  Juli saya menduduki bangku SMA.Saya sangat bangga akan SMA saya, karena saya sangat mengidamkan masuk SMA itu.Dalam waktu seminggu,saya sudah akrab dengan teman-teman sekelasku.

Tapi ada satu teman saya yang saya anggap berbeda dari teman-teman lainnya.Semula saya menganggap dia adalah teman, yang sama dengan teman-teman lainnya.Tapi, semakin lama,saya menganggapnya orang yang berbeda. Ani(nama wsamaran).

Dia memiliki dua orang saudara,yang semuanya adalah perempuan.dan dia adalah anak tertua.Dia hidup dikeluarga yang sangat sederhana.Ibunya bekerja sebagai penjual bakso dan pecal.Sedangkan ayahnya bekerja serabutan.Walaupun begitu dia tidak mudah putus asa.Dan selalu bersemangat menjalani hidupnya.

Dia adalah teman yang sangat baik dan humoris.Di saat saya sedang bersedih, dia selalu ada untuk menghibur saya.Dia adalh orang yang sangat suka berterus terang.Apapun yang dia katakan, itulah ungkapan dari hatinya.Sekalipun hanya dalam leluconnya,aku sudah bisa membaca apa yang dia pikirkan.Walaupun begitu, dia adalah orang yang jujur dan tetap pendirian.Dia selalu menjaga prinsip hidup dan moto hidupnya.Dia selalu beranggapan bahwa “tidak ada yang tidak bisa dilalui,jika orang lain bisa, mengapa aku tidak.”

Sejak saya berteman dengannya,aku mengerti apa yang dimaksud dengan persahabatan yang sesungguhnya, saya mengerti apa yang dimaksud saling menghargai,saling mengerti satu sama lain dan saling mensuport teman.

Suatu hari tibalah saat kami berpisah, karena saya harus pergi melanjutkan kulia ke IPB, dan dia diterima di fakultas Ekonomi USU. Sebenarnya saya sangat sedih karena saya harus berpisah dengan keluarga juga dengannya.Tapi dengan beberapa kalimat yang  diucapkannya membuat saya bersemangat.Dia berkata”berjuanglah temanku,kelak kita akan pergi ke kantin bersama,solat berjama’ah,dan jalan-jalan bersama ketika kita sudah menjadi ibu haji yang sukses.Tapi hal itu sangat sulit,.aka perlu perjuangan yang besar untuk menggapai hal yang besar pula.Jadi, bersemangatlah!!!!

AYAH,IBU

Saya dilahirkan di Medan, tanggal 9 September 1992.Dibesarkan dikeluarga yang bersuku Batak, dengan Ayah bermarga Pane dan ibu bermarga Hasibuan.Kedua orang tua saya bekerja sebagai PNS.Adik saya yang sedang duduk di bangku SMP kelas 3,adalah adik laki-laki satu-satunya yang kumiliki.

Aku sangat sayang kepada keluargaku, terutama kepada kedua orang tuaku.Saya  ingin melakukan apapun yang bisa membuat kedua orang tua saya bahagia.Karena saya tahu,mereka sangat menyangi saya, sampai merelakan kepentingan mereka demi kepentingan saya.Waktu saya diterima di IPB, orang tua saya sangat bahagia  mendengarnya.Tentunya saya juga sangat bahagia,karena setidaknya saya masih diberi kesempatan untuk dapat membahayakan kedua orang tua saya.

Ibu saya rela mendampingi saya memasuki suasana belajar yang baru,tentunya masih asing bagi saya.Wlaupun saya sering browsing untuk mencari informasi tentang IPB, tetap saja saya untuk pertama kali saya masih mersa canggung.Ibu saya merelakan mengambil cuti di kantornya,selama 2 minggu demi mendampingi saya,dan memenuhi keperluan saya di IPB.Karena selama setahun saya wajib di asramakan di IPB.

Ibu saya sangat cekatan mengurusi segala keperlua saya di sana, sebelum saya di asramakan.Mengingat bobot tubuh saya yang melebihi batas, membuat ibu saya kesulitan memilihkan baju untuk saya, walaupun begitu,ibu saya tetap berusaha mencarikan pakaian yang layak untuk saya.Sebenarnya dalam hati, saya sangat sedih berpisah dengan kedua orang tu saya, tapi mereka memberikan dukungan untuk saya, agar saya bersemangat untuk menuntut ilmu di Institut tercinta.

Dengan ayah yang bekerja sebagai PNS di daerah Batu Bara, menyebabkan ayah saya hanya bisa pulang seminggu sekali.Dan dia tidak bisa menganatar saya ke IPB.Tapi saya rasa ada bagusnya kalau ayah saya tidak ikut mengantar,dengan itu dapat menghemat biaya pengeluaran, setidaknya untuk ongkos pesawat ayah, bisa dipergunakan untuk biaya yang lain,dan bisa dihemat.

Saya ingin meihat kedua orang tua saya bahagia dan sehat selalu.Mereka adalah inspirasi terbesar bagi saya.Apapun yang saya lakukan,sebisa mungkin saya harus meminta restu kepada mereka.Karena merekalah bagian terpenting dalam hidup saya.

Posted in Uncategorized | Leave a comment